Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmen kuatnya untuk menuntaskan persoalan ketimpangan sosial dengan menargetkan angka kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah nusantara dapat turun mendekati nol persen melalui akselerasi program perlindungan sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
1. Akselerasi Program Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Integrasi Data Terpadu
Langkah percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem ini difokuskan pada pemutakhiran data kemiskinan secara real-time melalui integrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan registrasi sosial ekonomi nasional. Penyaluran berbagai bentuk subsidi langsung, program keluarga harapan, serta bantuan pangan disalurkan secara presisi langsung kepada keluarga penerima manfaat yang berada pada desil terbawah tingkat kesejahteraan.
2. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Padat Karya Tunai
Selain memberikan jaring pengaman sosial bersifat sementara, pemerintah menggencarkan program pemberdayaan ekonomi produktif berbasis padat karya tunai (cash for work) di berbagai daerah tertinggal. Inisiatif pembangunan infrastruktur skala kecil yang dikerjakan langsung oleh warga lokal ini dirancang untuk mendongkrak daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa.
3. Perluasan Akses Layanan Dasar dan Infrastruktur Dasar Permukiman
Penanganan kemiskinan ekstrem juga diintegrasikan dengan penyediaan akses layanan dasar yang layak, mencakup jaminan kesehatan gratis melalui BPJS PBI, peningkatan kualitas sanitasi lingkungan, serta perluasan akses air bersih dan listrik masuk desa. Pemenuhan kebutuhan dasar ini diyakini mampu memotong rantai kemiskinan antar-generasi secara efektif.
4. Sinergi Lintas Sektor Bersama Kementerian Sosial, Pemda, dan Sektor Swasta
Program penanggulangan kemiskinan ekstrem ini dijalankan melalui kolaborasi erat dan terpadu antara Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota, serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sinergi lintas sektoral tersebut memastikan seluruh intervensi kebijakan pemerintah daerah selaras dengan target nasional.
5. Komitmen Mewujudkan Keadilan Sosial dan Kesejahteraan Merata Bagi Rakyat
Target penurunan angka kemiskinan ekstrem mendekati nol persen merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mewujudkan amanat konstitusi untuk memberikan penghidupan yang layak bagi setiap warga negara. Pertumbuhan ekonomi nasional yang dicapai harus dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Target pemerintah menurunkan angka kemiskinan ekstrem mendekati nol persen menegaskan keseriusan negara dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan adalah fondasi utama pembangunan nasional yang bermartabat.

