Kreator konten Muhammad Jannah atau yang lebih dikenal sebagai Bigmo akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan pelibatan anak dalam promosi rokok elektrik atau vape. Pemeriksaan ini menyita perhatian publik luas setelah konten siaran langsung miliknya menuai kecaman dan laporan karena dinilai melibatkan anak di bawah umur dalam aktivitas promosi produk zat adiktif tersebut.
1. Menjalani Pemeriksaan Intensif dengan Puluhan Pertanyaan
Didampingi oleh kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo, Bigmo hadir di Mapolda Metro Jaya untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Selama proses pemeriksaan, kreator konten tersebut dicecar sekitar 40 pertanyaan guna menggali lebih dalam mengenai kronologi serta latar belakang pembuatan video yang menjadi polemik di ruang digital.
2. Permohonan Maaf Terbuka kepada Masyarakat Luas
Usai merampungkan pemeriksaan, Bigmo secara jantan menyampaikan permohonan maaf terbuka di hadapan awak media. Dengan penuh penyesalan, ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan dan keresahan yang timbul akibat konten video yang disiarkannya melalui platform digital miliknya.
3. Mengaku Kapok dan Berkomitmen Lakukan Evaluasi Total
Bigmo secara terbuka menyatakan rasa kapoknya atas insiden hukum yang menimpanya. Ia berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk melakukan evaluasi total terhadap seluruh aktivitas produksinya, serta berkomitmen untuk lebih selektif dalam menyajikan konten yang ramah penonton dari berbagai kalangan usia.
4. Penjelasan Hukum Terkait Sifat Spontanitas Kejadian
Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa tindakan dalam video tersebut murni terjadi secara spontan tanpa adanya skenario, naskah kesengajaan, ataupun niat awal untuk mengeksploitasi anak-anak. Meski demikian, pihak kuasa hukum tetap mengakui adanya kekhilafan dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang berjalan kepada pihak kepolisian.
5. Komitmen Penuh Bersikap Kooperatif dengan Aparat Penegak Hukum
Selama proses penyidikan berlangsung, pihak Bigmo menyatakan kesiapannya untuk terus bersikap kooperatif demi membuat duduk perkara menjadi terang. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap prosedur hukum sekaligus iktikad baik untuk menyelesaikan permasalahan secara tuntas dan transparan.
Kasus pemeriksaan YouTuber Bigmo oleh Polda Metro Jaya memberikan pelajaran krusial bagi seluruh pelaku industri kreatif digital agar senantiasa menjunjung tinggi etika dan regulasi perlindungan anak. Kejadian ini diharapkan mampu menjadi pengingat keras bagi para konten kreator untuk lebih berhati-hati dalam memproduksi karya, sehingga batasan hukum dan keselamatan generasi muda tetap terjaga dengan baik di ruang publik.

